Mengenai Bantal Bayi Anti Peyang dan Cara Mencegah Kepala Peyang

  • October 8, 2021

Bantal bayi anti peyang jadi salah satu produk yang banyak dicari dan digunakan oleh orang tua modern. Masalahnya, apakah perlengkapan ini benar-benar aman?

Bayi yang baru lahir memang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Masa-masa ini disebut masa newborn, yakni rentang 2-4 bulan awal.

Nah jika Anda orang tua baru, mungkin Anda khawatir menidurkan si kecil di kasur tanpa perlengkapan tambahan seperti bantal, guling kecil, atau bahkan selimut. Kekhawatiran itu dapat dipahami, tapi tidak sepenuhnya tepat.

Bantal anti peyang membantu mencegah kepala bayi berubah bentuk

Faktanya, bantal tidak aman digunakan oleh bayi. Tempurung kepala bayi yang baru lahir masih lembek. Artinya, bentuk kepala mudah berubah saat tertekan.

Jika dibiarkan tertekan di satu sisi terus-menerus, mungkin di area belakang kepala, kondisi ini dapat menyebabkan kepala peyang si kecil. Mungkin Anda mengkhawatirkan kondisi tersebut sehingga mencoba mencari solusi seperti bantal bayi anti peyang.

Memang modern ini bantal bayi anti peyang sudah lebih dikenal dan banyak digunakan. Namun, apakah bantal jenis ini benar-benar efektif?

Apakah bantal aman untuk bayi?

Bantal aman dan boleh digunakan bayi, tapi untuk usia minimal dua tahun. Sebelum itu, sebaiknya Anda tidak memberikan bantal untuk si kecil, bahkan termasuk bantal bayi anti peyang.

Jika Anda menidurkan si kecil di dalam tempat tidur bayi, tentu si kecil akan mendapatkan perlindungan ekstra di suakanya tersendiri. Saat ini banyak produsen yang berlomba-lomba mengenalkan bantal anti peyang.

Namun, menurut American Academy of Pediatrics, bantal sebenarnya tidak aman untuk bayi. Penggunaan bantal ketika menidurkan bayi justru meningkatkan risiko sudden death during infancy (SIDS).

Menurut para ahli, bantal sebaiknya dikenalkan pada bayi mulai usia 2 tahun. Di usia ini mereka tidak lagi tidur di tempat tidur bayi dan bisa bergerak dan membalikkan tubuh tanpa bantuan.

Untuk bayi berusia 4-12 bulan, apalagi sebelumnya, perlengkapan tambahan seperti bantal justru dapat meningkatkan risiko kematian. Sebaiknya tidurkan bayi di kasur yang lembut tapi keras, jangan gunakan bantal.

Bahkan sampai usia 2 tahun, sebaiknya tidurkan bayi di kasur khusus untuk bayi. Biasanya kasur ini tidak terlalu empuk, tidak mudah berubah bentuk, meski tentu tetap nyaman digunakan oleh si kecil.

Mengenai bantal bayi anti peyang

Meskipun demikian, jika Anda merasa perlu menggunakan bantal, tidak ada salahnya memilih bantal bayi anti peyang. Bantal jenis ini didesain khusus untuk memberikan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko.

Biasanya bantal anti peyang didesain seperti donat, yakni dengan lubang mendatar di area belakang. Lubang inilah yang menjadi tempat kepala bayi secara tidur.

Tentu ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti usia bayi dan bantal yang cocok dengannya. Simak rekomendasi bantal bayi anti peyang versi SehatQ di sini

Yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kepala peyang

Seperti yang dijelaskan di atas, kepala peyang pada bayi terjadi karena tertidur di satu posisi yang sama dalam waktu lama. Katakanlah bayi terlentang dalam waktu lama, artinya bagian belakang kepalanya mungkin akan berubah jadi datar.

Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena tempurung kepala bayi masih sangat lembut, jadi mudah berubah-ubah. Untuk itu, selain memperhatikan posisi tidur si kecil, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah bayi kepala peyang, di antaranya:

  • Jangan terlalu sering membuat bayi tidur terlentang saat terbangun
  • Tidurkan bayi di posisi yang berbeda-beda, misal menyamping
  • Ubah posisi tidur bayi di setiap pekan. Si kecil justru lebih bersemangat karena melihat pemandangan berbeda-beda
  • Saat Anda bepergian, coba gunakan kereta dorong dan gendongan secara bergantian
  • Memaksimalkan kesempatan tummy time si kecil, yaitu posisi seperti merangkak
  • Pancing bayi melihat ke arah berbeda dalam posisi tidurnya, bisa dengan mainan terang atau lampu
  • Jika Anda menyusui, pastikan bertukar posisi secara teratur
  • Jangan panik. Jika Anda mendapati satu sisi kepala bayi mulai peyang, ubah posisi untuk memperbaikinya

Tentu, jika kondisi peyang si kecil sudah cukup parah, bantal bayi anti peyang saja tidak akan membantu. Segera temui dokter untuk mendapatkan rekomendasi perawatan yang tepat.

Caruyy

E-mail : admin@abc-ubytovani.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*