Forbetes 500 dan Terapi Pengobatan Lainnya untuk Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

  • August 12, 2021

Penyakit gula, atau yang disebut diabetes melitus, merupakan jenis penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh obat. Apalagi karena termasuk ke dalam penyakit metabolik, maka yang bisa dilakukan adalah menjaga sistem metabolisme dan mengatur asupan gula pada tubuh. Diabetes melitus disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu mengatur insulin dan menggunakannya dengan normal. Pada kondisi tertentu, penderitanya bahkan harus mengonsumsi Forbetes 500 untuk membantu mengurangi produksi gula oleh hati.

Sesuai namanya, diabetes memang memiliki beberapa jenis tipe. Umumnya, diabetes melitus tipe 2 diidap oleh mereka yang berusia lebih dari 45 tahun. Namun, nggak menutup kemungkinan juga mereka yang berusia di bawah 45 untuk menderita penyakit ini. Karenanya, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui saat hendak melakukan pengobatan diabetes tipe 2 di rumah.

Memperbaiki dan Menjaga Gaya Hidup

Diabetes tipe 2 dapat disebabkan oleh banyak hal dan beberapa kondisi dapat meningkatkan kerentanan seseorang untuk mengidap penyakit ini. Dari segi genetik atau bawaan, penyakit ini akan semakin mudah diderita oleh orang yang punya kelainan genetik, memiliki riwayat diabetes dalam keluarga, kerusakan sel beta-pankreas, menderita sindrom ovarium polikistik, hingga memiliki penyakit metabolik lain seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.

Sementara itu, dari aspek gaya hidup, ada banyak faktor yang membuat seseorang semakin rentan terhadap diabetes melitus tipe 2, antara lain:

  • Obesitas
  • Kurang olahraga
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Pola makan yang tinggi karbohidrat dan lemak
  • Gangguan tidur

Untuk membantu tubuh dalam menghadapi diabetes melitus tipe 2, penderitanya perlu memperbaiki gaya hidup. Utamanya dalam pola makan dan aktivitas fisik yang erat kaitannya dengan sistem metabolisme.

Kadar gula dalam darah dapat dikendalikan dengan mengganti asupan dengan makanan yang lebih bergizi. Pilihlah makanan dengan kadar serat yang tinggi, rendah akan lemak, dan rendah kalori seperti buah dan sayuran. Mengurangi nasi putih juga bisa dilakukan karena ia tergolong sebagai karbohidrat dengan kandungan gula yang tinggi.

Sementara itu, aktivitas fisik diperlukan karena saat berolahraga tubuh akan menggunakan insulin lebih banyak. Olahraga juga dapat membantu mengontrol berat badan penderita diabetes melitus tipe 2. Namun, pastikan untuk mengecek kadar gula sebelum dan sesudah berolahraga. Cukup luangkan waktu 30 menit tiap hari atau 2,5 jam/minggu agar untuk memperbaiki gaya hidup.

Melakukan Terapi dengan Obat-Obatan

Pada beberapa kasus yang sudah cukup kompleks dan semakin berisiko, biasanya dokter akan memberikan resep obat pada penderita diabetes melitus tipe 2. Pasalnya, jika tidak diatasi segera, diabetes tipe ini dapat menyebabkan komplikasi pada mata, jantung, ginjal, dan kerusakan saraf. Karenanya dibutuhkan beberapa jenis obat untuk membantu menjaga agar diabetes tidak semakin parah. Obat-obatan tersebut antara lain:

  • Metformin yang dapat mengurangi produksi gula oleh hati. Metformin sendiri terdapat pada beberapa merk obat terdaftar seperti Forbetes 500.
  • Penghambat alfaglukosidase yang mencegah penyerapan glukosa
  • Tiaolidindion yang dapat meningkatkan kepekaan sel tubuh terhadap insulin
  • Penghambat DPP-IV untuk meningkatkan produksi insulin
  • Insulin, yang hanya akan diberikan kalau terapi gaya hidup dan pengobatan tidak efektif dalam mengatur gula darah penderitanya.

Beberapa obat-obatan yang telah disebutkan di atas umumnya hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Contohnya Forbetes 500 yang tergolong sebagai obat keras, sehingga tidak bisa langsung dibeli di apotek. Apabila Anda menderita diabetes tipe 2 dan perlu membeli obat, cukup kirimkan resep ke [email protected] atau dengan berkonsultasi pada dokter di aplikasi SehatQ lebih dulu. Unduh sekarang lewat Google Play maupun App Store.

Caruyy

E-mail : admin@abc-ubytovani.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*