madu

Dibalik Manfaatnya, Ada Efek Buruk Madu Pada Tubuh

  • November 25, 2021

Madu merupakan salah satu jenis pemanis alami yang bisa dijadikan pengganti gula. Tak hanya rasanya yang enak, madu juga bisa dijadikan obat alami untuk berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dari mengkonsumsi madu sendiri adalah kolestrol, tekanan darah tinggi serta penyakit jantung. 

Meskipun manfaat madu sangat banyak, tetapi bila Anda tidak tahu takaran konsumsinya maka bisa memicu berbagai macam efek buruk. Beberapa dampak negatif berikut ini bisa saja terjadi.

1. Naiknya Berat Badan

Madu memang mengandung kolesterol yang lebih tinggi daripada gula. Meskipun merupakan pemanis yang alami, tetapi cara konsumsinya seringkali memicu kegemukan. Bandingkan saja, saat Anda mengkonsumsi minuman mengandung gula, maka Anda jarang menggunakan madu sebagai tambahan. Contohnya adalah ketika Anda menggunakan gula saat membuat kopi, maka Anda seringkali tidak perlu lagi madu sebagai campuran. 

Beda halnya ketika Anda mengkonsumsi kue yang sudah mengandung gula, maka biasanya orang masih merasa kurang dan menambahkan madu diatasnya. Jadinya, kandungan gula + madu membuat kalorinya double. Padahal, WHO sendiri menganjurkan konsumsi gula dibawah 10% dari total kalori yang dibutuhkan tiap tubuh. 

2. Bisa Memicu Alergi

Pada beberapa orang dengan alergi tertentu, mengkonsumsi madu tidak dianjurkan. Madu bisa memicu muntah serta kulit terbakar pada mereka yang tidak cocok. Biasanya alergi pada madu disebabkan oleh zat propolis yang tertinggal di dalam cairan. Ini adalah zat yang dipakai lebah untuk membangun sarang madu itu sendiri. 

3. Bisa Menaikkan Kadar Gula Bagi Penderita Diabetes

Banyak yang mengira kalau madu bisa dijadikan sebagai alternatif pemanis alami menggantikan gula. Hal ini memang benar adanya, kok. Sayangnya, banyak yang tidak paham kalau takaran antara madu dan gula itu berbeda. Madu bisa dikonsumsi penderita diabetes, tetapi dengan anjuran dokter. 

Tak hanya itu, penderita diabetes dilarang mengkonsumsi madu setiap hari. Konsumsi madu dalam jangka waktu yang panjang bisa menaikkan kadar level hemoglobin di dalam darah. Nah, kalau hemoglobin ini terlalu tinggi, maka potensi diabetes pun akan semakin meningkat. 

4. Memicu Diare

Meskipun rasanya manis, tetapi madu tidak cocok dikonsumsi dalam jangka waktu yang terlalu sering. Ini karena madu bisa memicu terjadinya diare. Kandungan fruktosa di dalam madu sendiri seringkali lebih tinggi daripada gula biasa. Nah, penyerapan fruktosa yang tidak sempurna ini bisa memicu diare. 

5. Berpotensi Membuat Gigi Berlubang

Tahukan Anda bahwa konsumsi madu dalam jangka waktu yang panjang bisa menyebabkan kerusakan gigi? Ini karena gula di dalam madu bisa memicu pertumbuhan bakteri bila dibiarkan dalam waktu yang lama. So, pastikan Anda menggosok gigi sesaat setelah mengkonsumsi makanan mengandung madu. Bila Anda membiarkannya, bakteri akan semakin tumbuh dan menghasilkan rongga pada gigi. 

6. Menimbulkan Keracunan

Madu memang memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan seseorang. Namun, Anda tetap perlu mengetahui bagaimana pengolahan madu tersebut. Pasalnya, madu yang diolah secara tidak benar bisa mengakibatkan kontaminasi kotoran, debu serta bakteri. 

Meskipun sifat antimikroba di dalam madu bisa melawan bakteri-bakteri jahat, tetapi dalam prosesnya juga tidak secepat yang dikira. Nah, ketika proses perlawanan bakteri jahat ini belum terlalu sempurna, Anda akan mungkin mengalami keracunan yang ditimbulkan oleh madu itu sendiri. 

Setiap sesuatu pasti ada dampak baik serta buruknya, termasuk madu. Meskipun punya manfaat yang luar biasa, madu sebenarnya memiliki potensi efek samping yang tidak boleh disepelekan. 

Caruyy

E-mail : admin@abc-ubytovani.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*