Obat Maag Alami untuk Atasi Asam Lambung

Obat Maag Alami untuk Atasi Asam Lambung

  • October 21, 2021

Maag atau penyakit asam lambung telah menjadi penyakit yang biasa terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Kondisi satu ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah pola makan yang tidak teratur. Untuk mengatasinya selain menggunakan yang beredar di pasaran, juga bisa menggunakan obat maag alami yang bisa didapatkan secara mudah.

Maag atau dalam bahasa medis gastritis merupakan kondisi ketika lambung mengalami peradangan dan asam lambung naik ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan sensasi terbakar pada area perut, dada, bahkan leher. 

Penyebab maag sebenarnya sangat beragam. Beberapa penyebab paling umum termasuk stres, diet yang berlebihan, gaya hidup yang tidak aktif, dan tidak memasukkan cukup serat dalam diet. Penyebab tersebut terlepas dari kondisi medis yang dapat menyebabkan masalah lambung sebagai gejala.

Pilihan obat maag alami di rumah

Pada beberapa kasus, obat maag alami dapat menjadi cara sederhana mengobati maag. Berikut beberapa obat maag alami yang bisa Anda coba di rumah.

1. Probiotik

Probiotik dapat menjadi obat untuk mengatasi maag karena memiliki bakteri baik yang meningkatkan kesehatan pencernaan dengan membunuh bakteri berbahaya.Bakteri ini juga mengatur pergerakan usus dan menghentikan perkembangan bakteri H. pylori yang merupakan penyebab utama penyakit maag. Yogurt merupakan salah satu produk makanan yang dihasilkan dari probiotik.

2. Minyak atsiri atau essential oils

Essential oil tertentu bisa menjadi salah satu alternatif obat maag alami. Minyak yang terbuat dari lemon verbena dan serai dapat mengurangi dampak bakteri H. pylori yang menyebabkan maag. Selain itu, minyak dari jahe, peppermint, dan cengkeh juga dapat membantu meningkatkan pencernaan. Namun, essential oil tidak bisa dikonsumsi langsung, harus digunakan secara eksternal atau bisa mengencerkannya dengan minyak lain seperti minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jojoba, dan lain sebagainya.

3. Cuka apel

Obat maag alami yang biasanya bisa didapatkan di rumah adalah cuka apel. Bahan satu ini dapat mengurangi produksi asam tambahan di perut dan mengembalikan stabilitas. Cuka apel bahkan dapat membunuh bakteri yang menyebabkan kerusakan pada lapisan perut. Cara mengonsumsinya adalah Anda dapat menambahkan sedikit madu dalam cuka untuk dapat menenangkan lapisan perut yang terluka.

4. Teh chamomile

Teh chamomile sudah terkenal sebagai obat maag alami. Satu cangkir teh chamomile dapat menenangkan zat asam lambung. Selain mengobati asam lambung dan maag, teh chamomile juga dipercaya dapat meredakan nyeri perut dan ulu hati, mual, dan muntah yang merupakan gejala dari maag. Teh satu ini juga dapat mengatasi masalah susah tidur.

5. Susu tanpa lemak

Minum susu juga dipercaya dapat menjadi obat maag alami. Namun, tidak sembarang susu yang dapat dijadikan obat maag. Susu tanpa lemak bisa menjadi pilihan karena kandungan kalsiumnya dapat meredakan nyeri asam lambung. Sementara itu, susu yang memiliki kandungan lemak perlu dihindari. Pasalnya, lemak dalam susu dapat menaikkan aktivitas asam lambung.

6. Jahe

Jahe termasuk salah satu obat maag herbal yang bisa mengatasi kondisi ini. Hal ini karena jahe memiliki kandungan zat yang bisa mengurangi risiko asam lambung naik. Selain itu, jahe juga bersifat antiradang yang bermanfaat untuk mengatasi permasalah pencernaan dan mengobati penyakit maag.

Selain bahan-bahan herbal di atas, ada beberapa bahan lainnya yang dapat dijadikan obat maag alami, seperti licorice, permen karet, pepaya, dan air kelapa. Selain mengonsumsi bahan-bahan tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang bersifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan gejala maag.

Forbetes 500 dan Terapi Pengobatan Lainnya untuk Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

  • August 12, 2021

Penyakit gula, atau yang disebut diabetes melitus, merupakan jenis penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh obat. Apalagi karena termasuk ke dalam penyakit metabolik, maka yang bisa dilakukan adalah menjaga sistem metabolisme dan mengatur asupan gula pada tubuh. Diabetes melitus disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu mengatur insulin dan menggunakannya dengan normal. Pada kondisi tertentu, penderitanya bahkan harus mengonsumsi Forbetes 500 untuk membantu mengurangi produksi gula oleh hati.

Sesuai namanya, diabetes memang memiliki beberapa jenis tipe. Umumnya, diabetes melitus tipe 2 diidap oleh mereka yang berusia lebih dari 45 tahun. Namun, nggak menutup kemungkinan juga mereka yang berusia di bawah 45 untuk menderita penyakit ini. Karenanya, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui saat hendak melakukan pengobatan diabetes tipe 2 di rumah.

Memperbaiki dan Menjaga Gaya Hidup

Diabetes tipe 2 dapat disebabkan oleh banyak hal dan beberapa kondisi dapat meningkatkan kerentanan seseorang untuk mengidap penyakit ini. Dari segi genetik atau bawaan, penyakit ini akan semakin mudah diderita oleh orang yang punya kelainan genetik, memiliki riwayat diabetes dalam keluarga, kerusakan sel beta-pankreas, menderita sindrom ovarium polikistik, hingga memiliki penyakit metabolik lain seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.

Sementara itu, dari aspek gaya hidup, ada banyak faktor yang membuat seseorang semakin rentan terhadap diabetes melitus tipe 2, antara lain:

  • Obesitas
  • Kurang olahraga
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Pola makan yang tinggi karbohidrat dan lemak
  • Gangguan tidur

Untuk membantu tubuh dalam menghadapi diabetes melitus tipe 2, penderitanya perlu memperbaiki gaya hidup. Utamanya dalam pola makan dan aktivitas fisik yang erat kaitannya dengan sistem metabolisme.

Kadar gula dalam darah dapat dikendalikan dengan mengganti asupan dengan makanan yang lebih bergizi. Pilihlah makanan dengan kadar serat yang tinggi, rendah akan lemak, dan rendah kalori seperti buah dan sayuran. Mengurangi nasi putih juga bisa dilakukan karena ia tergolong sebagai karbohidrat dengan kandungan gula yang tinggi.

Sementara itu, aktivitas fisik diperlukan karena saat berolahraga tubuh akan menggunakan insulin lebih banyak. Olahraga juga dapat membantu mengontrol berat badan penderita diabetes melitus tipe 2. Namun, pastikan untuk mengecek kadar gula sebelum dan sesudah berolahraga. Cukup luangkan waktu 30 menit tiap hari atau 2,5 jam/minggu agar untuk memperbaiki gaya hidup.

Melakukan Terapi dengan Obat-Obatan

Pada beberapa kasus yang sudah cukup kompleks dan semakin berisiko, biasanya dokter akan memberikan resep obat pada penderita diabetes melitus tipe 2. Pasalnya, jika tidak diatasi segera, diabetes tipe ini dapat menyebabkan komplikasi pada mata, jantung, ginjal, dan kerusakan saraf. Karenanya dibutuhkan beberapa jenis obat untuk membantu menjaga agar diabetes tidak semakin parah. Obat-obatan tersebut antara lain:

  • Metformin yang dapat mengurangi produksi gula oleh hati. Metformin sendiri terdapat pada beberapa merk obat terdaftar seperti Forbetes 500.
  • Penghambat alfaglukosidase yang mencegah penyerapan glukosa
  • Tiaolidindion yang dapat meningkatkan kepekaan sel tubuh terhadap insulin
  • Penghambat DPP-IV untuk meningkatkan produksi insulin
  • Insulin, yang hanya akan diberikan kalau terapi gaya hidup dan pengobatan tidak efektif dalam mengatur gula darah penderitanya.

Beberapa obat-obatan yang telah disebutkan di atas umumnya hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Contohnya Forbetes 500 yang tergolong sebagai obat keras, sehingga tidak bisa langsung dibeli di apotek. Apabila Anda menderita diabetes tipe 2 dan perlu membeli obat, cukup kirimkan resep ke [email protected] atau dengan berkonsultasi pada dokter di aplikasi SehatQ lebih dulu. Unduh sekarang lewat Google Play maupun App Store.

Sariawan di Gusi Belakang, Bagaimana Cara Mengatasinya?

  • June 8, 2021

Salah satu bagian tubuh yang perlu dijaga adalah mulut. Ada berbagai risiko yang bisa terjadi di bagian mulut jika manusia tidak menjaganya dengan baik. Salah satu risiko yang bisa terjadi di mulut adalah sariawan. Salah satu bagian mulut yang terdampak sariawan adalah gusi belakang. Sariawan di gusi belakang dapat menimbulkan iritasi pada mulut, namun tidak berbahaya bagi tubuh.

Salah satu penyebab gusi belakang bengkak adalah perikoronitis

Gejala

Berikut adalah gejala yang bisa dialami penderita akibat sariawan di gusi belakang:

  • Bercak putih yang disertai dengan benjolan yang berukuran sangat kecil (dan biasanya sangat mendalam).
  • Rasa sakit.
  • Iritasi.

Sariawan juga dapat menimbulkan kondisi lain berupa:

  • Kulit kering dan pecah-pecah pada mulut.
  • Kemerahan di dalam mulut.
  • Pendarahan di mulut (jika digigit).
  • Kehilangan rasa.
  • Kesulitan menelan.

Penyebab

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu sariawan:

  • Masalah pada sistem imun

Masalah pada sistem imun dapat menimbulkan berbagai masalah pada tubuh, termasuk sariawan. Kegunaan sistem imun adalah mencegah organisme yang berbahaya seperti virus dan bakteri. Jika sistem imun tidak bekerja dengan baik, manusia bisa mengalami sariawan.

  • Jamur

Selain mencegah organisme yang berbahaya, sistem imun juga berguna dalam menjaga keseimbangan antara mikroba baik dan jahat. Sistem imun tidak selalu menjaga keseimbangannya dengan baik sehingga dapat menyebabkan jumlah jamur candida (Candida albicans) meningkat. Peningkatan jumlah jamur tersebut dapat menimbulkan sariawan.

  • Diabetes

Diabetes merupakan kondisi lain yang perlu diwaspadai, karena dapat menimbulkan berbagai risiko pada tubuh, termasuk sistem imun yang lemah, kadar gula darah yang tinggi, dan meningkatnya pertumbuhan Candida albicans.

  • HIV

HIV merupakan kondisi yang tidak hanya mematikan, namun juga dapat menular orang lain. HIV tidak hanya melemahkan sistem imun seseorang, namun juga dapat meningkatkan risiko sariawan.

  • Pengobatan kanker

Pengobatan kanker seperti terapi radiasi dan kemoterapi dapat menimbulkan berbagai masalah pada tubuh, salah satunya adalah merusak atau menghancurkan sel-sel sehat. Masalah pada sel-sel sehat dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap sariawan.

Jika Kondisi Anda Tidak Membaik

Jika Anda mengalami sariawan, namun kondisinya tidak membaik, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami masalah lain pada tubuh?

Diagnosis

Dokter akan melakukan diagnosis setelah mengetahui kondisi pasien. Berikut adalah diagnosis yang dapat dilakukan dokter:

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeriksa kondisi mulut pasien. Cara tersebut dapat mengidentifikasi karakteristik sariawan yang dialami pasien.

  • Biopsi

Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel dari bagian mulut yang terdampak sariawan. Sampel tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.

  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk mengetahui apa yang menyebabkan pasien mengalami sariawan.

Pengobatan

Pada dasarnya, sariawan merupakan kondisi yang tidak membahayakan tubuh dan dapat sembuh dengan sendiri. Namun, jika Anda ingin menggunakan obat, Anda bisa melakukannya melalui dua cara, antara lain:

  • Obat yang diresepkan dokter

Dokter dapat memberikan berbagai pilihan obat yang dapat mengatasi sariawan, salah satunya termasuk obat antijamur oral.

  • Cara alami

Jika Anda ingin menggunakan cara alami, Anda bisa menggunakan air yang dicampurkan dengan garam.

Pencegahan

Pencegahan bisa Anda lakukan melalui cara-cara berikut:

  • Terus menjaga kondisi mulut seperti menyikat gigi secara rutin (dua kali sehari).
  • Menjaga kadar gula darah.
  • Terus waspada terhadap penyakit menular seperti HIV.

Kesimpulan

Sariawan di gusi belakang merupakan salah satu kondisi yang tidak berbahaya bagi tubuh, namun dapat menimbulkan berbagai gejala. Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas jika Anda mengalami sariawan dan ingin mengobatinya. Untuk informasi lebih lanjut tentang sariawan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.