Cegah Kulit Anda Agar Tidak Rusak Dengan Melakukan Pemeriksaan di Prodia Pondok Indah

  • September 24, 2021

Kulit indah dan sehat merupakan dambaan semua orang. Menjaga kulit agar tetap sehat juga tidak kalah penting jika dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain. Faktor lingkungan yang buruk bisa menjadi salah satu penyebab dari kerusakan kulit, belum lagi bagi Anda yang memiliki aktivitas padat di luar ruangan tentunya akan mengalami risiko dari paparan sinar matahari. Bila Anda mengalami masalah pada kesehatan kulit bisa melakukan konsultasi di Prodia Pondok Indah.

Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh yang tentunya memiliki fungsi yang juga penting. Maka dari itu, Anda perlu menjaga kesehatan dari kulit. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit.

  1. Rutin mencuci muka

Mencuci muka merupakan salah satu cara sederhana dalam menjaga kesehatan kulit. Bagi Anda yang memiliki aktivitas padat di luar ruangan dan mengharuskan menggunakan make up, maka cuci muka sudah menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Pertama, Anda perlu untuk menghilangkan dan membersihkan make up terlebih dahulu. Baru setelahnya dialnjutkan dengan mencuci muka menggunakan sabun cuci muka. Hal ini perlu Anda lakukan untuk menghindari masalah kulit yang berkaitan dengan jerawat. Anda bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan wajah agar kotoran dan seluruh minyak dapat terangkat secara maksimal.

  1. Mandi 

Selain cuci muka, mandi secara rutin juga mampu menjaga kesehatan kulit. Anda dapat mandi dua kali dalam satu hari. Tujuan mandi ini adalah untuk membersihkan kulit dari minyak, keringat dan kotoran – kotoran baik itu debu maupun polusi yang menempel di kulit Anda. Gunakan sabun mandi yang memiliki kandungan ringan agar minyak alami pada kulit tidak hilang dan tetap terjaga. Saat mandi pun jangan terlalu lama karena dapat menghilangkan minyak alami pada kulit.

  1. Gunakan pelembap

Pelembap sangat penting bagi Anda yang memiliki jenis kulit kering. Anda bisa menggunakan pelembap yang tidak menggunakan alkohol untuk menghindari iritasi pada kulit. Sedangkan pada jenis kulit berminyak, Anda harus menghindari pelembap yang berbahan dasar air. Pelembap yang memiliki kandungan SPF juga akan lebih melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari, sehingga sangat aman digunakan terutama bagi Anda yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

  1. Gunakan produk perawatan kulit yang tepat

Regenerasi kulit pada umumnya terjadi setiap 28 hari atau lebih, tetapi bisa mengakibatkan penumpukan sel kulit mati. Belum lagi faktor internal dan eksternal yang dapat memperburuk kondisi kulit. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan perawatan kulit. Pilihlah produk – produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Selain kulit akan tampak lebih cerah, kulit pun menjadi lebih sehat dan Anda dapat terhindar dari berbagai masalah kulit. 

  1. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari

Selanjutnya adalah menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari paling kuat dan cukup berbahaya bagi kesehatan kulit berada pada pukul 10.00 hingga 16.00. Berbagai masalah kulit seperti keriput, bintik – bintik penuaan sampai risiko kanker kulit bisa Anda dapatkan jika tidak melindungi kulit di waktu – waktu tersebut. Anda memerlukan sunscreen (tabir surya) setidaknya yang memiliki kandungan SPF 30 untuk melindungi kulit Anda. 

Jika Anda tidak ingin mengalami masalah kesehatan kulit, bisa melakukan lima cara di atas. Menjaga kesehatan kulit yang merupakan organ terbesar tentunya sangat penting, tidak kalah penting dengan menjaga kesehatan organ yang lain. Jika Anda memiliki keluhan terhadap kulit Anda, bisa melakukan pemeriksaan di Prodia Pondok Indah.

Fisioterapi Di RS Panti Wilasa Dr Cipto Untuk Dapatkan Pengobatan Maksimal!

  • August 6, 2021

Fisioterapi atau terapi fisik adalah prosedur untuk memeriksa, menangani, dan mengevaluasi pasien yang mengalami keterbatasan pada gerak dan fungsi tubuh. Fisioterapi juga dapat dilakukan untuk mencegah cacat fisik dan mengurangi risiko terjadinya cedera atau gangguan gerakan di kemudian hari. Anda dapat mendapatkan tindakan fisioterapi ini di RS Panti Wilasa Dr Cipto, Semarang.

Dalam menjalani fisioterapi, pasien akan diarahkan dan dibantu oleh seorang fisioterapis, yaitu orang yang ahli dalam menerapkan prinsip-prinsip dan praktik fisioterapi. Pada dasarnya, tujuan fisioterapi adalah mengembalikan fungsi tubuh yang normal setelah terkena penyakit atau cedera. Jika tubuh menderita penyakit atau cedera permanen, fisioterapi dapat dilakukan untuk mengurangi dampaknya. Tindakan fisioterapi bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik itu penanganan secara manual maupun menggunakan alat.

Berikut adalah berapa kondisi pasien yang bisa dibantu dengan perawatan fisioterapi berdasarkan sistem tubuh.

  1. Gangguan sistem saraf

Beberapa kondisi terkait sistem saraf, seperti stroke, multiple sclerosis, cedera kepala, dan penyakit Parkinson memerlukan fisioterapi. Umumnya gangguan saraf akibat penyakit-penyakit tersebut menyebabkan gangguan fungsi tubuh, seperti susah bicara dan susah bergerak.

  1. Gangguan pada otot kerangka tubuh

Kondisi yang diakibatkan oleh gangguan pada otot, tulang, dan sendi, misalnya nyeri punggung, kram kaki, cedera karena olahraga, dan arthritis, membutuhkan fisioterapi agar bisa pilih lebih cepat. Pemulihan pascaoperasi pada tulang dan otot juga sering kali memerlukan fisioterapi.

  1. Penyakit kardiovaskular

Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (sistem kardiovaskular) yang bisa dibantu dengan fisioterapi adalah penyakit jantung kronis dan rehabilitasi setelah serangan jantung. Dengan fisioterapi, hidup pasien setelah operasi akan lebih berkualitas karena adanya dukungan fisik dan emosi.

  1. Gangguan pernapasan

Asma, penyakit paru obstruktif kronik, dan cystic fibrosis (fibrosis kistik) adalah beberapa penyakit terkait sistem pernapasan yang bisa diringankan melalui fisioterapi. Fisioterapis dapat memberikan serangkaian metode mengenai bagaimana cara tubuh bernapas lebih baik dan bagaimana cara mengontrol gejala asma, seperti batuk-batuk dan kesulitan bernapas.

Respons setiap orang terhadap fisioterapi berbeda-beda, tergantung pada bentuk tubuh, pola pergerakan, dan pola perilaku. Beritahu dokter mengenai obat-obatan, suplemen, dan produk herba yang sedang dikonsumsi sebelum fisioterapi.

  1. Persiapan Fisioterapi

Sebelum prosedur fisioterapi dimulai, dokter spesialis kedokteran fisik pertama-tama akan melakukan pemeriksaan dan penilaian kondisi pengidap guna menentukan program terapi yang dibutuhkan. Pengidap juga dianjurkan untuk mendiskusikan pada dokter mengenai tujuan, keuntungan, risiko, dan hasil akhir yang diharapkan program sebelum fisioterapi dilakukan.

  1. Pelaksanaan Fisioterapi

Jumlah sesi yang dilakukan tergantung pada rencana program dan teknik fisioterapi yang digunakan. Namun, secara umum, fisioterapi berlangsung selama 30-60 menit per sesi. Frekuensi dan durasi fisioterapi bisa berubah, disesuaikan dengan hasil fisioterapi terakhir. Berikut ini tiga pendekatan utama dalam fisioterapi.

  • Terapi manual. Pelaksanaannya menggunakan tangan fisioterapis untuk membantu menggerakkan, memijat, dan memanipulasi jaringan tubuh yang terganggu. Manfaat terapi ini yaitu meningkatkan rentang gerak tubuh, melancarkan aliran darah, mengatasi nyeri, dan memberikan sensasi relaksasi pada tubuh.
  • Latihan dan pergerakan. Pendekatan ini menggunakan alat bantu (seperti tongkat) atau dilakukan di dalam air (hidroterapi). Seorang fisioterapis akan membantu pelaksanaan sesi fisioterapi dan mengajarkan pada pengidap gerakan latihan yang bisa dilakukan di rumah. Lakukan gerakan yang diajarkan secara rutin, tetapi pastikan gerakan ini dilakukan secara aman dan dengan pengawasan.
  • Edukasi dan saran. Pendekatan ini berupa pengenalan gaya hidup sehat (seperti menjaga berat badan ideal dan olahraga teratur), serta pemberian saran mengenai posisi tubuh yang benar dalam beraktivitas guna mengurangi risiko cedera dan nyeri.
  1. Setelah Fisioterapi

Temui dokter fisioterapi untuk melihat perkembangan dan mengevaluasi program yang sudah dilakukan. Terus terapkan saran dan latihan yang bisa dilakukan di rumah untuk memperbaiki fungsi bagian tubuh yang cedera atau sakit. Tujuannya adalah untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi akibat cedera.

Itulah tindakan fisioterapi yang akan Anda dapatkan jika dilakukan di RS Panti Wilasa Dr Cipto, Semarang. Anda bisa melakukan janji dengan dokter secara daring melalui website rumah sakit atau pun aplikasi SehatQ.

Cara Membujuk Anak Ambil Darah di Prodia Jatiwaringin

  • June 3, 2021

Prodia Jatiwaringin, menyediakan layanan tes darah dan simak beberapa tips membujuk si kecil supaya tidak rewel saat pemeriksaan.

Pemeriksaan darah sering kali menjadi pengalaman stres bagi banyak anak, bahkan orang dewasa. Akan tetapi menurut Erin Prendergast, CCLS, spesialis anak yang bertugas di Cardiac Center at Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP), sebenarnya ada banyak cara untuk membantu anak atau remaja mengatasi rasa takut saat akan melakukan pemeriksaan darah. Salah satunya melakukan tes di laboratorium terpercaya seperti di Prodia Jatiwaringin. Selain itu, ada beberapa tips lainnya saat membujuk anak seperti berikut.

1. Alihkan perhatiannya

Anda beberapa strategi yang membantu anak tidak rewel saat akan melakukan pengambilan darah, termasuk pengolahan napas dan mengalihkan perhatian dengan mainan atau boneka binatang favorit anak. Anda juga dapat menghitung napas hingga si kecil mendapatkan ketenangan, posisi nyaman, dan penggunaan alat penghilang stres, seperti bola bergerigi yang dapat diremas. Alat ini dapat mengurangi rasa sakit yang membuat antara otak dan saraf secara perlahan menjadi lebih rileks. 

2. Pastikan posisinya nyaman 

Bagi Anda yang masih memiliki anak terlalu kecil, sebaiknya tempatkan mereka dalam posisi duduk dipangkuan pengasuh dalam posisi nyaman yang diterapkan dengan aman. Posisi ini akan menambah rasa aman, nyaman, dan merasa adanya dukungan dari orangtua. Apabila Anda bingung, sebaiknya tanyakan ke perawat, mereka akan membantu menentukan cara terbaik untuk menggendong anak untuk memastikan keamanan dan kesuksesan pada saat pengambilan darah.

3. Beritahu sensasi yang timbul saat penyuntikan

Anak-anak dapat menjadi cemas selama tahap pengambilan darah, mulai dari pemasangan tourniquet hingga pembersihan dengan bantalan alkohol. Cobalah untuk membantu anak mengetahui apa yang diharapkan dengan mendeskripsikan semua sensasi yang mungkin timbul. 

Misalnya, Anda bisa mendeskripsikan saat penggunaan tourniquet sebagai, si kecil akan merasakan seperti tekanan ketat dan tahapan pembersihan seperti sensasi dingin dan basah. Tidak perlu membohongi anak, karena hal ini hanya akan membuatnya trauma. Anda juga tidak boleh memberikan penjelasan secara berlebihan, hingga membuat anak menjadi takut.

4. Jangan paksa anak 

Tanyakan kepada anak Anda apakah mereka ingin menghitung mundur sebelum proses penyuntikan atau apakah mereka ingin memalingkan muka dan mengalihkan perhatiannya. Proses ini akan memberi anak rasa aman versi mereka yang membantunya lebih rileks. Jangan sampai posisi anak terlalu tegang dan memberontak, karena akan membahayakan proses pengambilan darah.

5. Jangan membohonginya 

Kejujuran adalah komponen penting saat berbicara dengan anak tentang pemeriksaan darah. Cobalah untuk menghindari mengatakan “itu tidak akan menyakitkan!” atau “ini akan cepat!” Anak Anda harus mempercayai Anda dan tim medis untuk jujur ​​kepada mereka. Coba ucapkan, “ini akan terasa seperti cubitan atau tusukan”. 

Jangan pernah mengatakan “selesai!” sampai pengambilan darah benar-benar selesai yang artinya jarum suntik sudah dilepas dan perban dipasang. Menggunakan bahasa ini dapat mempersiapkan anak untuk menerima semua sensasi yang dapat mereka kaitkan dengan sesuatu yang realistis dengan apa yang akan dihadapinya saat itu.

6. Kunjungi laboratorium terpercaya

Proses pengambilan untuk anak sebaiknya dilakukan di klinik maupun laboratorium yang memang terpercaya seperti Prodia Jatiwaringin. Lokasinya berada di Bekasi dan memiliki jam operasional selama 24 jam (Senin – Sabtu), sedangkan hari minggu tutup. Pada hari Libur Nasional, jam operasional Laboratorium Klinik pada pukul 07:00 – 12:00.