Kesalahan Umum Saat Mengajari Belajar Membaca Anak TK

Kesalahan Umum Saat Mengajari Belajar Membaca Anak TK

  • July 8, 2021

Membaca adalah elemen yang sangat penting dari setiap proses pembelajaran anak, karena di sanalah mereka belajar kata-kata dan cerita baru. Proses mangajari belajar membaca anak TK, proses ini akan mengasah kesabaran, dan melatih kognitifnya dan memungkinkan anak untuk menguasai keterampilan mendengarkan saat dibacakan. Selain itu, membaca dapat melatih pengucapannya saat membaca secara nyaring. 

Membaca juga mengajarkan anak untuk teliti tentang detail dalam buku dan melatih ingatannya saat dia mengingat bagian cerita tertentu. Membentuk kebiasaan membaca yang baik ketika mereka masih muda tidaklah sulit, tetapi Anda mungkin perlu berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan berikut saat mengajari belajar membaca anak TK. 

Kesalahan umum saat mengajari belajar membaca anak TK

1. Melewatkan pra-membaca

Saat mencoba mengajari seorang anak cara membaca, jangan langsung masuk ke narasi tentang apa inti cerita tersebut. Baca bersama anak dan biarkan mereka mencoba memprediksi tentang apa cerita yang telah ia baca.

Ajukan pertanyaan seperti apa yang mereka pikirkan tentang judul itu atau apa yang akan terjadi di adegan berikutnya. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu anak membangun pengetahuan mereka tentang cerita dan memahaminya dengan lebih baik.

2. Mengajukan terlalu sedikit pertanyaan

Setelah Anda menyelesaikan satu buku bersama anak, jangan langsung beralih ke buku berikutnya dan mencoba membaca lagi. Ajukan pertanyaan tentang buku dan lihat seberapa baik mereka memahami teks. Jangan terus bertanya kepada mereka karena anak mungkin kewalahan dan mempengaruhi kemampuan membaca mereka.

3. Anda melewatkan membaca ulang

Seperti banyak hal dalam hidup, kita cenderung menjadi akrab dengan sesuatu jika melakukannya beberapa kali. Pemikiran ini juga sama dalam hal membaca. Jika Anda membaca ulang buku bersama anak, mereka akan menjadi lebih akrab dengan cerita dan kata-katanya. Mereka juga menjadi percaya diri dalam mengucapkan kata-kata dengan lantang.

4. Cari buku sesuai usia

Buku-buku yang sesuai dengan usia dirancang untuk membuat anak tetap tertarik pada cerita, dan juga menggunakan kata-kata dan kalimat yang dapat mereka pahami dengan mudah. Memilih buku klasik yang tidak memiliki gambar sama sekali dapat membuat anak kewalahan dan menjadi takut membaca buku. Mereka bahkan mungkin mempelajari kata-kata yang seharusnya tidak mereka ketahui sampai mereka berusia lebih tua.

5. Anda selalu memperbaiki setiap kesalahan

Saat anak membaca, jangan langsung dikoreksi saat mereka melakukan kesalahan. Anda hanya perlu mencatat kata-kata mana yang cenderung salah setelah mereka membaca halaman atau buku tersebut.

Anda mungkin dapat menemukan pola spesifik pada kata-kata yang cenderung sulit dibaca atau diucapkan oleh anak. Setelah mereka selesai membaca, Anda dapat mengajari mereka cara mengucapkan kata-kata sulit dan berlatih dengan mereka.

6. Terlalu cepat meletakkan buku bacaan

Saat Anda dan anak menyelesaikan sebuah buku, jangan langsung meletakkannya dan mencari buku lain untuk dicoba. Setelah Anda menyelesaikan sebuah buku, tanyakan kepada anak apakah mereka menyukai cerita tersebut atau apakah mereka memiliki pertanyaan yang ingin mereka tanyakan tentang cerita tersebut. Ini akan membantu Anda melihat apakah mereka memperhatikan cerita dan apakah mereka memahami ceritanya.

7. Menetap pada topik yang sama

Seperti orang dewasa, saat mengajari belajar membaca anak TK, mereka juga memiliki preferensi tentang apa yang ingin mereka baca dan akan tetap berpegang pada topik atau mata pelajaran yang mereka sukai saat memilih buku. Jangan takut untuk memperkenalkan mereka ke topik lain, terutama yang terkait dengan minat utama mereka. Jika mereka menyukai buku dinosaurus, perkenalkan mereka pada buku yang menunjukkan hewan yang mirip dengan dinosaurus seperti reptil.

Caruyy

E-mail : admin@abc-ubytovani.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*